Hujan Abu Vulkanik

Postingan kali ini tentang abu vulkanik yang mengguncang DIY , sudah semingguan lebih sejak  Selasa, 26 Oktober 2010, gunung merapi beraktivitas mengeluarkan kegarangannya. Erupsi merapi pertama terjadi tanggal 26 Oktober 2010 pukul 17.10, setelah itu di ikuti letusan-letusan lainnya sampai hari ini. Hujan abu vulkanik sudah memenuhi D.I Yogyakarta yang menyebabkan aktivitas lalu lintas menjadi terganggu. Radius jarak aman juga diperluas menjadi 20 KM dari merapi, sekitar UII jakal.

Gambar dibawah ini adalah peta dari puncak merapi dan kawasan-kawasan sekitar merapi dan jarak radius aman.

Dengan adanya hujan abu vulkanik membawa keuntungan bagi apotik atau toko-toko yang menjual masker, karena sekarang masker sangat diperlukan oleh warga untuk menutup hidung dan mulut. Masker yang umumnya dipakai adalah jenis medical masks yang berwarna hijau.

Sebenarnya masker jenis dibawah direkomendasi untuk epidemi virus seperti flu burung. Karena tingkat efisiensi minimum 95% terhadap partikel padat sehingga bisa digunakan untuk keadaan seperti hujan abu seperti sekarang.

Masker menjadi barang yang paling banyak dicari oleh masyarakat, aku sendiri sempat merasakan susahnya mencari masker. Saat udah dapet langsung beli 1 Pack. Begitu juga dengan kacamata, kalo kita liat pengendara motor di jalan, hampir semuanya menggunakan kacamata untuk menghalangi debu vulkanik yang masuk ke mata.

Just 4 information: abu vulkanik komposisinya sl 02 (silika), mirip dengan bahan industri kaca dan merupakan glass hard yang sangat halus. jika dilihat denga mikroskop tepi dan ujungnya runcing, jika terhirup akan merobek jaringan paru-paru dan jika terkena mata bisa merusak mata (thx informasinya yuma).

Dikatakan oleh spesialis paru dari Rumah Sakit Persahabatan, Dr Agus Dwi Susanto SpP, abu vulkanik sangat mengganggu kesehatan manusia terkait dengan berbagai hal, terutama paru, mata, dan kulit.

Secara umum, efek abu vulkanik pada paru akan menyebabkan iritasi karena bersifat asam,” ujar staf pengajar dari Divisi Paru Kerja dan Lingkungan Departemen Pulmonologi dan ilmu kedokteran Respirasi FKUI/RSCM.

Dijelaskan olehnya, iritasi yang terjadi adalah dari saluran pernapasan atas hingga bawah, seperti batuk-batuk atau bersin. Namun jika fasenya lebih lanjut, maka bisa menyebabkan sakit tenggorokan, timbunan dahak, sesak napas, juga kekambuhan pada penyakit paru apabila seseorang sebelumnya telah memiliki riwayat penyakit pernapasan. “Penyakit tersebut bisa terjadi, jika kejadiannya terus-menerus dan bertahun-tahun,” tegasnya.

Masih dijelaskan Agus, akibat lanjutan dari iritasi saluran napas yang terjadi adalah meningkatnya risiko terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sementara untuk efek jangka panjang, bisa terjadi penumpukan debu di paru atau silica yang berisiko terjadinya silikosis.

Dampak kesehatan yang terjadi di luar kesehatan pernapasan atau paru, di antaranya iritasi pada mata, seperti mata berair hingga kebutaan. Kulit pun menjadi bagian yang terkena dampak akan bahaya vulkanik, di antaranya iritasi berupa gatal-gatal, bisa membuat erosi, bahkan kulit bisa terbakar karena abu vulkanik. “Hindari paparan debu vulkanik dan pergi jauh dari sumber abu vulkanik,” pesannya.

Agus berpesan agar masyarakat sekitar yang terpapar abu vulkanik untuk terus memproteksi diri dari bahaya, seperti menggunakan masker yang aman. Pilih masker respirator yang bisa menyaring partikel-partikel kecil agar debu tidak bisa masuk dari samping. “Masker biasa tipis sehingga tidak bisa memproteksi 100 persen. Walaupun begitu, masker tetap direkomendasikan sebagai alat pelindung diri,”ujar dokter lulusan FK UI ini.

Bila debu masuk ke mata sebaiknya jangan di kucek-kucek, Untuk pengguna contact lens sebaiknya jangan pakai kontak lens dahulu untuk menghindari abrasive dari kornea mata. Gunakan kacamata yg lebih menutup supaya jangan sampai kelilipan.

Tutuplah barang-barang dari debu volkanik. Tutup mobil anda atau juga barang-barang yg mengkilap lainnya. Seandainya abu ini terkena bahan-bahan yang mengkilap termasuk kacamata anda jangan langsung dilap, tetapi guyurlah dengan air segera. Gelas ini kalau dilap akan berfungsi seperti amplas.

Okeee, buat teman-teman di jogja gunakan Masker dan Kacamata  untuk menghindari dampak buruk dari abu vulkanik.

Cre: http://rovicky.wordpress.com & http://lifestyle.okezone.com

 

One thought on “Hujan Abu Vulkanik

  1. I was very pleased to find this page. I wanted to thank you for ones time for this particularly wonderful read!!
    I definitely enjoyed every little bit of it and I have you bookmarked to check
    out new stuff on your blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s