[fanfic] Beijing, I’m In Love [Prolog]

Fanfic ini aku persembahkan untuk my darlo bebo istri hangeng yang sekarang sedang berselingkuh dengan Drama Dalmatian. Saya membuat fanfic ini adaptasi dari novel dan Film “Eiffel, i’m in Love” karya Rachmania Arunita. Jadi jika terdapat kesamaan ide cerita itu bukanlah saya yang menjiplaknya, tapi memang buah pikiran asli dari Rachmania Eonnie dan saya hanya mengadaptasinya menjadi sebuah fan fiction, dan di fanfic ini saya mengubah tittle, time and place setting and the cast. Gomawo for rachmania onnie🙂

Cast: Hangeng, Park Eun Hae [HanEun Scene]

Seoul, Autumn 1999

Guguran daun Cherry Blossom berwarna pink bertebaran di atas rumput-rumput hijau. Sangat kontras sekali campuran warna hijau dan pink. Semilir angin musim gugur yang lumayan dingin tidak menganggu aktivitas dua sosok di kecil yang sedang asyik menggambar di bawah pohon. Sosok gadis berkepang dua dengan krayon di tangannya masih asyik menggambar di atas Drawing Book. Sedangkan sosok satu lagi, lelaki berambut cepak kini mulai melipat kertas gambarnya menjadi bentuk pesawat-pesawatan yang di terbangkan asal.

“Gambar apa ?” Tanya sosok lelaki kecil itu pada gadis berkepang dua di sampingnya yang masih sibuk menggoreskan krayonnya di atas kertas.

“Aku menggambar masa depanku” ucap gadis kecil itu tetap fokus dengan krayonnya.

“Memang apa masa depanmu ??” Tanya laki-laki itu lagi.

Gadis berkepang dua itu melepaskan krayon dan buku gambarnya. Matanya menerawang ke atas seakan sedang ingin menguntai sebuah kata-kata.

“Hemm saat aku besar nanti aku ingin menikah terus punya rumah yang besar terus jadi seorang ibu dan bahagia selamanya” cerocos gadis kecil itu tanpa berhenti. “Kau sendiri ? impianmu apa??” Tanya gadis itu kembali pada anak kecil berambut cepak di sampingnya.

“Aku tidak punya  impian” jawabnya ketus.

“Aigoo tidak mungkin, semua orang pasti mempunyai impian. Ayo katakan” gadis kecil itu mendorong bahu laki-laki di sampingnya.

“Aku…aku ingin mewujudkan impianmu !” Jawab laki-laki kecil itu cepat.

“Jinjja ?” ucap gadis kecil itu sambil mengerjap-ngerjapkan matanya.

“Ne, aku janji” Jawab anak laki-laki itu.

“Kau harus berjanji padaku” kata gadis kecil itu menyodorkan kelingkingnya pada anak laki-laki tersebut.

Anak laki-laki itu menyambut kelingking gadis itu dan menautkan dengan jari kelingkingnya.

“Aku janji” ucap anak laki-laki itu tegas dengan senyuman meyakinkan di sertai anggukan kepala kepada gadis berkepang dua di depannya.

************

3 thoughts on “[fanfic] Beijing, I’m In Love [Prolog]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s