[fanfic] Day by Day Chapter 2

Chapter 2

My feeling said that’s Him

Sebelumnya:

Day by Day Chapter 1

Maret 2006

Aku mulai sibuk dengan yang namanya naskah-naskah, laptop yang harus stand by nyala, rapat dan juga bertemu super junior. Walopun aku hanya mahasiswa magang namun staf tang lainnya tidak membeda-bedakan aku dan menganggapku sebagai karyawan lainnya. Kecuali Hyerim Sunbae. Dia sepertinya tidak suka denganku, aku masih tidak tau kenapa. Dia yang sering menyalahkan semua hasil kerjaanku dan memandang tidak suka saat aku mengutarakan ide-ideku.

Kata Jisun Sunbae, mungkin alasan Hyerim tidak menyukaiku karena aku berhasil menarik perhatian Jungho Sunbae. Mwo ?? Jungho sunbae? Dia kan sudah ahjussi-ahjussi sedangkan Hyerim Sunbae masih sangat muda dan cantik.

“Aku berbohong padamu Hyorin-ah. Kau ini polos sekali” kata Jisun sunbae sambil mengacak-acak poniku,

“Ahh Sunbae, aku kira beneran”

“Tidak mungkinlah seorang Han Hyerim menyukai Ahjussi. Typenya kan seperti Yunho TVXQ” kata Jisun Sunbae sambil membereskan naskah-naskah yang baru kami edit.

DEG. Tiba-tiba aku merasakan jantungku berhenti. Yunho adalah typenya Hyerim Sunbae. Kok aku merasa sakit hati ya, ahh gatau deh perasaan macam apa ini yang tiba-tiba datang tak di undang.

“Hyorin-ah Kajja!! Kau melamun apa? Kita sudah ditunggu di ruang rapat sama yang lainnya, anak suju juga datang. Minggu depan sudah mulai syuting episode pertama” Aku masih mendengar Jisun Sunbae mengoceh didepanku, dan dia menarik tanganku dan parahnya pikiranku masih nyangkut entah dimana.

“Hey Hyorin-ah kau bisa membuka pintu” Jisun Sunbae menyenggol pinggangku dan mengembalikan pikiranku yang telah lelah berjalan-jalan itu.

“Ahh ne” aku melihat jisun Sunbae kerepotan membawa map-map dan laptop. Sedangkan aku hanya membawa paper board dan pena saja. Ahh hoobae macam apa aku ini.

Aku membuka ruang rapat dan aku mempersilahkan Jisun Sunbae masuk terlebih dahulu kemudian aku mengikutinya dan kami duduk berhadapan dengan Choi Siwon. Mwo?? Siwon?? Dan sebelahnya ahh aku lupa siapa namanya, dia hanya tersenyum kecil kepadaku saat mata kami bertemu sedangkan laki-laki di sampingnya aku sangat mengenalnya dia si pretty boy Kim Heechul, dia hanya melirikku sekilas lalu melanjutkan obrolan dengan … yakk siapa lagi itu namanya aku lupa. Mereka terlalu banyak sih, berduabelas dan ini sudah seminggu aku bertemu mereka tapi aku masih saja tidak bisa menghapal mereka satu-satu malah terkadang aku suka terbalik-balik menyebut nama mereka.

“Hyorin-ssi hentikan lamunanmu sambil melihat mereka” aku mendengar seseorang berbisik di telingaku. Ahh. . Jisun Sunbae.

“Ah Ne Sunbae” jawabku sambil menunduk.

“Jisun-ssi dan Hyorin-ssi silahkan bagi naskah episode pertama kepada Super Junior sekarang” perintah Shin Ju Ahn selaku PD Suju Mistery.

“Ne. Pak” aku dan Jisun Sunbae menjawab kompak.

Aku mengambil tumpukan kertas di pojok ruangan lalu ku bagi dengan Jisun Sunbae kemudian kami mulai membagikannya, aku memulai membagi dari samping kanan PD yaitu manager Suju,terus kekirinya ada Leader Suju Park Jungsoo, lalu aku menyerahkan naskah kepada siapa ya aku lupa lagi saat dia tertawa maka gusinya akan terlihat, lalu sebelahnya Choi Siwon ahh tampan juga dari dekat seperti ini, sebelahnya nah loh aku lupa namanya dia hanya mengucapkan Gomawo saat menerima naskah dariku dan tersenyum manis sekali, yaah siapa namanya aku benar-benar tidak ingat, kemudian aku memberikan naskah kepada Heechul yang langsung memberikan wink kepadaku, deehh lemes aku liat senyum heechul. Walopun di pretty tapi dia tetap boy juga kan. Lalu naskah yang terakhir ku berikan pada namja disebelah Heechul, omoo senyumnya mematikan. Ahh wajahku sudah saperti apa rupanya sekarang, aku melirik ke namja sebelahnya dan dia sudah mendapat naskah dari Jisun Sunbae.

“Okee sudah kita putuskan bahwa main aktornya adalah Lee Donghae” ucap PD Shin di akhir-akhit rapat “dan lokasi utama kita adalah di Dorm Super Junior” sambung PD Shin di sambung tepuk tangan dan salaman dari anak-anak suju kepada lelaki di samping Siwon yang tadi mengatakan gomawo kepadaku, ohh jadi namanya Lee Donghae.

Akhir April 2006

Tak terasa Variety Show Mistery 6 ini sudah memasuki episode-episode terakhir. Banyak kejadian lucu selama syuting, dan aku mulai menikmatinya yaa aku menikmati menjadi seorang Creative Programmer di Variety Show ini. Dan apakah kalian tahu, hubungan dengan salah satu member suju semakin dekat. Yaak siapa? Kim Heechul? Yaa lumayan lah dia masih sering menggodaku apalagi setelah tahu aku mahasiswa magang. Park Jungso?? Leeteuk? Yaa dia menganggap aku dongsaengnya karena kami memiliki lesung pipi yang sama? Choi siwon? Dia tertawa saat aku menyebutnya saudara jauh karena bermarga sama, dan dia menerima itu. Hankyung Oppa? Yak aku tertawa saat dia mengucapkan namaku menjadi Choi Hyo Lin. Lee Hyuk Jae? Eunhyuk? Aku mnyebutnya gusitawa karena jika dia tersenyum maka gusinya akan terlihat. Kibum? Dia yang memiliki senyuman mematikan itu. Mwo? Yesung? Ahh dia sangat lucu aku kaget saat dia tiba-tiba menyentuh bibirku dan member lain tertawa melihat tampangku yang bengong. Kangin? Aku takut padanya. Aku pernah di bentak olehnya karena aku terlambat membawa kursi untuknya. Shindong? Dia lucu sering di jadikan bantal oleh teman-temannya saat mengantuk. Sungmin? Ryeowook? Jujur aku tidak bisa membedakan keduanya bahkan sampai sekarang aku masih tertukar apalgi jika mereka memakai topi kupluk favorite mereka. Kenapa berhenti menebak? Sepertinya tinggal satu lagi?? Lee Donghae?? Yak sejak dia menjadi aktor utama, dia sering konsultasi dengan PD Shin dan di bantu oleh Junghoo Sunbae dan tentunya kami sebagai Creative Team pasti sering berinteraksi dengan Donghae. Yasudaa aku beritahu deh, hubunganku dengan Donghae semakin akrab. Aku juga tidak tau darimana dan bagaimana yang jelas sekarang Lee donghae tahu dimana aku tinggal dan tau nomor handphoneku. Tapi karena kesibukannya kami hanya berkomunikasi di lokasi atau yang lebih intens yaitu sms-an. Aku inget saat pertama dia memintaku untuk memanggilnya oppa.

“Donghae-ssi waktumu tinggal 10 menit lagi sebelum take ke scene berikutnya, hafalkan dialogmu” ucapku pada Donghae yang sedang menggumam tidak jelas duduk di kursi santai sambil menutup mukanya dengan handuk kecil.

“Yaak 10 menit lagi? Aku baru saja menghafal beberapa baris ini” Katanya sambil menunjukkan padaku beberapa baris yang telah di stabilo olehnya.

“Ahh kau pasti bisa Donghae-ssi” ucapku sambil tersenyum padanya.

“Ah ne gomawo, Hyorin-ah”

“Ne” jawabku hendak meninggalkanya yang sedang menghafalkan dialognya.

“Hyorin-ah sebentar, bisa kah kau tidak memanggilku seformal itu, panggil saja aku Donghae” tanya donghae “atau kau bisa memanggilku Oppa, dari wajahmu ku lihat usiamu pasti di bawahku beberapa bulan kan” lanjutnya.

Aku menatapnya tanpa ekspresi, dan akhirnya aku tertawa “Yaa donghae-ya kapan kau lahir ?” tanyaku tiba-tiba.

“15 Oktober 1986” jawabnya tersenyum.

“Kau tahukan aku adalah mahasiswa magang?”

“Ah. Ne” jawabnya.

“Berapa kira-kira usia seorang mahasiswa magang yang duduk di tingkat akhir ?”

“Ah berapa ya, aku tidak tau, ah mungkin sekitar 21-22” jawabnya mulai bingung dengan pertanyaanku.

“Nah terus berapa usiamu sekarang, Donghae-ya?” aku masih lanjut bertanya dengan senyuman iseng terpampang di wajahku.

“Hampir 20 tahun” Jawabnya.

Aku melihat wajahnya yang sudah mulai menunjukkan penyebab kebingungannya.

“Nah kau sudah tau kan berapa usiaku sekarang” Senyumku makin lebar di hadapan pria yang memintaku memanggilnya Oppa.

“Ahh ehh akuu… ahh mian ne Hyorin-ssi” lanjutnya terbata-bata karena malu.

“Kau tidak perlu memanggilku seformal itu, panggil saja aku Hyorin-ah, seperti biasanya atau kau bisa memanggilku Noona, dari wajahmu aku lihat usiamu pasti di bawahku beberapa bulan kan” lanjutku memutar balikkan kata-katanya tadi.

“ahh ehh mianhae jeongmal mianhae” Ucap donghae sambil menunduk.

Aku melihat wajahnya sudah merah karena malu. “Ah ne, gwenchana donghae-ya, hafalkan saja dialogmu, aku pergi dulu” aku pamit karena tidak tahan untuk tidak tertawa dan berhasil merecoki konsentrasinya.

Dan hasilnya saat pengambilan scene, dia terlihat tidak fokus dan sering lupa dengan dialognya, PD Shin berteriak cut berkali-kali. Aku mengeluarkan smirk ku saat melihat akting Donghae yang kacau balau itu. Mian-ne Donghae-ya.

Namun setelah itu bukannya mundur atau apalah, Donghae tetap berani mendekatiku. Dia semakin berani menggodaku dengan panggilan Noona, dan berakhir dengan lirikan Evilku.

Berakhirnya Variety Show Mistery 6, berakhir pula lah kerjasama Suju dengan tim kami. Kami merayakan hari terakhir kebersamaan tim Mistery 6 dengan pesta BBQ di halaman belakang gedung Mnet.

Dddrrttttt….ddrrrttt….ddrrrttttt…

Aku mengambil hapeku yang bergetar dari saku ku, aku melihat siapa pengirimnya dan membaca pesannya:

Hubungan kita juga tidak boleh berakhir Noona-ya, kalau ada waktu aku pasti berkunjung ke apartemenmu, dan jangan coba-coba mengusirku

Aku tersenyum membaca pesan itu dan mulai celingukan mencari sosoknya, kulihat dia berjalan ke arahku membawa minuman dan berdiri di sampingku.

“Ahh sayang sekali acara ini sudah habis. Kapan kita bekerja sama lagi Noona-ya”

Dia mulai menggodaku. Ah kubalas saja.

“Molla Dongsaeng-ah, sebentar juga masa magangku akan berakhir dan aku akan berkosentrasiku menghadapi skripsiku”

“Yaa Noona-ya dimana nanti kau akan bekerja setelah lulus? Ku harap kau jangan mencoba-coba mencari atau menerima pekerjaan di luar korea ya”

“Mwo?? Waeyo?? Bukannya bagus kalo Noona-mu ini sukses di luar negeri?”

“Aku tidak akan bisa menemukanmu Noona-ya, aku tidak bisa lagi melihatmu tersenyum menggodaku seperti sekarang ini”

DEG. Jantungku berhenti mendengar kata-katanya barusan. Aku menatap Donghae.

“Hahahaahahahaha Noona mukamu lucu sekali barusan hahahaahahaha”

Kurang ajar dia menggodaku, tapi aku suka melihat dia tertawa lepas seperti itu. Dia terlihat polos.

“Humm awas ya kau, ah yasudaa aku akan bekerja di luar negeri saja” Kataku pura-pura marah.

“Ah andwe!! Noona-ya, jebal. Andwe!! Jangan coba-coba kau meninggalkan Seoul”

“Terus kalau aku pulang ke Busan gimana?”

“Ah andwe!! Nanti saat kau pulang ke Busan, balik-balik kau sudah membawa peliharaan”

“mwo?? Peliharaan?? Hewan maksudmu?”

“Aduh bukan Noona-ya, maksudku suami”

“Ah ne oh ituu. Ah aku  belum memikirkannya”

“Iya kau pasti memikirkan bagaimana caranya agar aku segera melamarmu kan Noona-ya”

“yaakk kau anak mokpo,” jitakan keras mampir di kepalanya.

“Hahahaaha sakit Noona-ya”

“Sukurr”

“Gomawo Noona-ya” Ucap Donghae kemudian.

“For what ?” Tanyaku kembali.

“Buat semuanya” Jawab Donghae tersenyum.

“Hah ?? Maksudmu ? Aku ga ngerti Donghae-ya”

“Aigoo.. sudahlah lupakan saja Noona-ya”

“Heh bisakah kau berhenti memanggilku Noona ? Aku merasa diriku sudah tua di hadapanmu”

“Loh memang benar kan , kau lebih tua dariku”

“Aku ini hanya seumuran dengan Shindong Oppa, beda setahun darimu, jadi anggaplah saja kita semuran”

“Aku tidak pernah menganggap Shindong Hyung seumuran denganku”

Pletak ! Aku langsung menggeplak kepala Donghae dengan tas jinjingku. “Bukan Shindong Oppa , tapi aku Donghae-ya”

“Anggap aku seumuran denganmu, biar kita bisa menjadi teman”

“Teman ? Aigoo aku tidak bisa”

“Mwo ?! Maksudmu ?”

Donghae hanya tersenyum kepadaku kemudian menarik tanganku menuju staf dan oppadeul yang lain untuk berfoto bersama.

TBC


Sebenarnya draft fanfic ini sudah cukup lama teronggok tak berdaya di folder laptop, dan sebenarnya ini adalah fan fiction pertama yang saya bikin setelah terjun kedalam dunia per-fanfiction-an. Jadi bisa di pastikan ceritanya bakal lebay dan juga saya mohon maaf jika bnyak typo dan gaya penulisannya yang sedikit aneh. *bow*

4 thoughts on “[fanfic] Day by Day Chapter 2

  1. Deh….pengen q kyak di cerita. Bsa bareng dgn nak2 suju, terutama siwon oppa klo bsa, klo gak, yah…minimal yesung oppa taw kyuhyun oppa, •°°°•.¸¸. Hwuaąąaa ~
    \ =))__•°°°•.¸¸.Hąą ~
    ((•°°°•.¸¸. Hąą ~
    <\/ •°°°•.¸¸.Hąą ~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s